Laporan Praktikum Implementasi Web Server, Virtual Drive, Database MySQL, dan Keamanan Sistem
|
Pada praktikum ini dilakukan implementasi Apache Web Server, pembuatan Virtual Hard Disk menggunakan VirtualBox, import database MySQL, pengamanan password menggunakan algoritma MD5, serta pengamanan file aplikasi menggunakan atribut Read Only.
1.Implementasi Apache Web Server
Tujuan
Mengkonfigurasi Apache Web Server dengan mengubah DocumentRoot agar aplikasi dapat diakses melalui browser.
Langkah-langkah
- Install AppServ pada sistem operasi Windows.
- Pastikan proses instalasi Apache, PHP, dan MySQL berhasil.
-
Salin folder aplikasi ke direktori web server, misalnya:
C:\AppServ\www\inventaris -
Buka folder:
C:\AppServ\Apache\conf - Buka file httpd.conf menggunakan Notepad atau Visual Studio Code.
-
Cari konfigurasi:
DocumentRoot -
Ubah DocumentRoot sesuai lokasi folder aplikasi, misalnya:
DocumentRoot "C:/AppServ/www/inventaris"
<Directory "C:/AppServ/www/inventaris"> - Simpan file httpd.conf.
- Restart layanan Apache melalui AppServ atau Services Windows.
-
Buka browser dan akses:
http://localhost - Jika halaman aplikasi tampil, konfigurasi berhasil.
Tujuan
Membuat Virtual Hard Disk (VHD) berukuran 15 GB menggunakan VirtualBox.
Langkah-langkah
- Matikan Virtual Machine Windows Server 2003.
- Buka Oracle VM VirtualBox.
- Pilih mesin virtual Windows Server 2003.
- Klik Pengaturan.
- Pilih menu Penyimpanan.
- Klik Ciptakan untuk membuat hard disk virtual baru.
- Pilih tipe hard disk VDI (VirtualBox Disk Image).
- Biarkan opsi Pra Alokasikan Ukuran Penuh tidak dicentang.
- Masukkan ukuran hard disk sebesar 15 GB.
- Simpan hard disk virtual.
- Pasang hard disk virtual ke mesin virtual.
- Jalankan Windows Server 2003.
- Buka Computer Management.
- Pilih Storage → Disk Management.
- Lakukan Initialize Disk jika diminta.
- Klik kanan pada ruang Unallocated kemudian pilih New Partition.
- Pilih Primary Partition.
- Gunakan seluruh kapasitas hard disk.
- Pilih drive letter.
- Format menggunakan NTFS.
- Setelah selesai, buat folder dengan nama sesuai identitas.
Tujuan
Membuat database baru dan melakukan import file SQL.
Langkah-langkah
- Jalankan Apache dan MySQL melalui AppServ.
- Buka browser.
-
Masuk ke:
http://localhost/phpmyadmin - Login menggunakan akun MySQL.
- Klik menu Database.
- Buat database baru menggunakan nama sendiri.
- Klik Create.
- Pilih database yang telah dibuat.
- Klik menu Import.
- Klik Choose File.
- Pilih file database berekstensi .sql.
- Klik Go.
- Tunggu hingga proses import selesai.
Tujuan
Mengamankan password pengguna menggunakan fungsi hash MD5.
Langkah-langkah
- Buka phpMyAdmin.
- Pilih database aplikasi.
- Buka tabel user atau admin.
- Klik menu SQL.
-
Jalankan perintah:
UPDATE user
SET password = MD5('andra')
WHERE username=""; - Klik Go.
- Buka file koneksi.php
-
Ubah proses validasi password menjadi:
$password = md5($_POST['password']); - Simpan perubahan.
- Login kembali menggunakan password yang telah diubah.
Tujuan
Mengubah tampilan halaman utama dan memberikan proteksi file.
Langkah-langkah
- Buka folder aplikasi.
- Cari file index.php atau index.html.
- Buka menggunakan Visual Studio Code atau Notepad++.
- Tambahkan identitas pada halaman Home.
- Simpan perubahan.
- Buka Command Prompt.
-
Masuk ke folder aplikasi menggunakan perintah:
cd C:\AppServ\www\inventaris -
Berikan atribut Read Only dengan perintah:
attrib +R index.php - Klik kanan file → Properties.
- Pastikan atribut Read Only telah aktif.









0 komentar:
Posting Komentar